Berkembangnya dunia fashion saat ini membuat
banyak sekali model pakaian baru yang bermuncul, yang tentunya kekinian dan
juga up to date. Namun, ada satu model pakaian yang sering diburu oleh kalangan
remaja wanita hingga ibu-ibu. Ya, orang-orang menyebutnya "tunik".
Tunik merupakan salah satu model atasan wanita
yang mempunyai ukuran longgar, menutupi dada, bahu, dan punggung. Panjang tunik
pun sangat bervariasi, ada yang panjangnya sampai dada, sampai betis, bahkan
ada hampir mirip seperti dress. Ukuran panjang lengan dari tunik pun juga
bervariasi, lho, ada yang lengan panjang, tiga per empat, ataupun tujuh per
delapan.
Tunik menjadi salah satu fashion item yang
seringkali diburu oleh kaum hawa karena modelnya yang cocok dipakai di segala
suasana, baik dalam acara formal maupun casual. Selain itu, tunik juga bisa dipadukan
dengan outfit lain seperti celana, rok, ataupun hijab sehingga bisa menciptakan
look yang elegan dan cantik.
![]() |
| Ilustrasi tunik by Mybamus |
Tidak hanya bagi orang yang bertubuh kurus
dan langsing, tunik juga cocok digunakan untuk orang yang mempunyai berat badan
lebih atau bertubuh gemuk. Namun, tetuntunya dengan beberapa pertimbangan khusus
sehingga tunik dapat terlihat cocok saat dikenakan. Nah, karena sebentar lagi
kita akan meyambut bulan Ramadhan, berikut ini Zahrapedia akan berbagi beberapa
tips memilih tunik untuk orang gemuk khusus untuk kamu.
1. Pilih motif yang cocok dan bisa menambah kesan slim
Apabila kamu bosan dengan outfit yang
polos, kamu dapat memilih tunik dengan motif tertentu agar terlihat lebih modis,
kan tetapi jenis motif yang dipilih dapat memberikan kesan gemuk atapun slim
bagi pemakai. Nah, untuk kamu yang memiliki plus size atau bertubuh gemuk, disarankan
untuk memilih motif yang simpel sehingga bisa menambah kesan slim saat dikenakan.
Pertama, kamu dapat memilih motif vertikal
dan hindari memilih motif kebalikannya, yaitu horizontal. Hal ini karena motif
vertikal dapat memberikan efek lebih slim dengan motifnya yang memanjang,
sehingga apabila dikenakan tidak memberikan efek gemuk.
Kedua, tunik yang terdiri dari dua warna dapat menjadi alternatif untuk menciptakan kesan slim. Namun perlu diingat, pilihlah paduan warna yang soft agar tidak terlalu mencolok dan tetap manis saat digunakan.
![]() |
| Tunik dengan motif two tone |
Ketiga, motif bunga-bunga kecil atau polka
titik-titik juga dapat menjadi alternatif untuk pilihan tunikmu. Motif dengan
gambar kecil-kecil ini dapat memberikan kesan ramping pada tubuh sehingga cocok
dipakai untuk orang yang gemuk. Namun, perlu digarisbawahi, hindari memilih
motif besar seperti bunga-bunga besar ataupun motif abstrak dengan garis yang
besar karena itu dapat menambah kesan gemuk dan lebar saat digunakan.
Sebagai catatan, sebaiknya hindari motif ruffle
karena motif seperti ini dapat membuat tubuh nampak lebih gemuk dan berisi.
2. Cek model tunik dan aksennya
Model atau potongan tunik perlu
diperhatikan saat hendak membelinya. Agar tidak terlihat semakin gemuk, sebaiknya
memilih ukuran yang pas agar badan tidak terlihat semakin gemuk. Untuk kamu yang sering bimbang saat ingin membeli tunik baru, terdapat 3 tips untuk memilih model tunik yang pas dan cocok untuk
orang gemuk.
Pertama, untuk menutupi perut buncit, bisa
dicoba untuk memilih model wrap tunik yang memiliki bentuk menyilang di bagian
dada dan tepat di atas perut. Model seperti ini biasanya juga ditambahkan aksen
tali untuk sehingga tubuh terlihat lebih slim dan menyamarkan perut yang
terlihat buncit.
Kedua, untuk memberikan kesan ramping pada
paha dan kaki, kamu dapat memilih dress tunik sebagai alternatifnya. Tunik
model dress untuk orang gemuk umumnya didesain memiliki panjang sekitar 7/8
dari tubuh. Jadi, dapat menutup bagian lutut dan paha yang berukuran besar.
Ketiga, apabila ingin menutup bagian
pinggul yang besar, disarankan untuk memilih tunik yang mempunyai aksen pocket
atau saku pada tunik. Aksen pocket ini seringkali ditambahkan pada bagian bawah
tunik sehingga dapat mengalihkan perhatian dari tubuh pemakainya. Selain itu,
tunik dengan kesan pocket memiliki look yang unik dan manis.
![]() |
| Tunik dengan aksen pocket |
3. Pilih warna yang cendrung gelap atau soft
Tips selanjutnya yaitu memilih warna yang
sesuai karena seringkali warna-warna tertentu dapat membuat seseorang terlihat
lebih berisi. Tunik untuk orang gemuk umumnya didesain dengan warna-warna yang
gelap. Namun, beberapa tunik juga didesain dengan warna yang terlihat soft dan
kalem.
Untuk menyamarkan ukuran tubuh yang lebih
berisi, memilih tunik dengan warna gelap sangat dianjurkan karena dipercaya
dapat menyamarkan beberapa lipatan pada tubuh sehingga terlihat lebih langsing.
Contoh warna gelap adalah seperti biru dongker, cokelat tua, ataupun hitam. Namun
jangan khawatir, apabila kamu tidak suka dengan warna gelap, kamu juga bisa
memilih tunik dengan warna soft atau pastel seperti dusty pink ataupun mocca.
Cara ini diyakini dapet menyamarkan ukuran tubuh yang lebar sehingga terlihat
lebih ramping.
4. Padukan dengan celana agar menambah kesan ramping
Untuk menciptakan kesan ramping, padukan
tunik dengan celana skinny atau fit jeans agar terlihat jenjang dan ramping. Hindari
menggunakan tunik yang dipadukan dengan celana kulot atau model flare (lebar ke
bawah) agar tidak terlihat makin gemuk. Yang tak kalah penting untuk diperhatikan
adalah saat hendak menggunakan rok, sebaiknya pilih rok dengan bahan yang jatuh
sehingga tetap terlihat ramping saat digunakan, contohnya seperti pleated
skirt.
Nah, di atas adalah beberapa cara memilih
tunik yang bagus untuk orang gemuk, mudah bukan?
Memilih tunik untuk orang gemuk memang
susah-susah gampang, karena opsi yang tersedia di pasaran tidaklah sebanyak
tunik yang berukuran standar. Namun jangan khawatir, Ceklist.id punya beberapa rekomendasi
tunik untuk orang gemuk yang bisa menjadi referensi outfit-mu di Hari Raya
nanti, lho! CEK DISINI, ya!
Sampai disini dulu ya perjumpaan kita,
semoga tips ini bisa bermanfaat. Jangan lupa share, ya!



0 Comments